Mari Belajar Biologi

Sistem Peredaran Darah Manusia

0

Pernahkah kamu membayangkan apa yang terjadi ketika darah yang ada ditubuh berhenti mengalir? Sel yang ada pada tubuh kita akan terus hidup selama ada proses pertukaran oksigen. Sedangkan oksigen ditransport ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah manusia.

Peredaran darah manusia termasuk dalam peredaran darah tertutup, yaitu darah selalu berada di pembuluh darah. Sistem peredaran darah tertutup biasanya ada pada semua vertebrata. Berbeda dengan sistem peredaran darah terbuka yang umumnya terjadi pada sebagian invertebrata seperti serangga. Pada sistem peredaran darah terbuka, darah memasuki jaringan tubuh tanpa melalui pembuluh darah.

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Pada manusia juga terdapat sistem peredaran darah ganda. Sistem peredaran darah ini melewati jantung sebanyak dua kali, yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Pada peredaran darah besar, darah mengalir dan jantung menuju ke seluruh tubuh manusia, lalu kembali ke jantung. Peredaran darah besar dinyatakan sebagai berikut.

Jantung (ventrikel kiri) – aorta – arteri – kapiler organ seluruh tubuh – vena cava – jantung (atrium kanan)

sistem peredaran darah manusia

Sementara itu, pada peredaran darah kecil atau peredaran darah paru-paru, darah dan jantung mengalir menuju paru-paru dan kembali ke jantung. Peredaran darah kecil dinyatakan sebagai berikut.

Jantung (ventrikel kanan) – arteri pulmonalis – paru-paru – vena pulmonalis – jantung (atrium kiri)

GOLONGAN DARAH

Pada tahun 1900, Karl Landsteiner membedakan darah manusia menjadi empat golongan, yaitu golongan darah A, golongan darah B, golongan darah AB. dan golongan darah O. Pembagian golongan darah didapat dari perbedaan aglutinogen dan aglutinin yang yang ada pada darah. Antigen terdapat pada membran permukaan sel darah merah.

Golongan darah A: sel darah merah mengandung aglutinogen A dan plasma mengandung aglutinin b.

Golongan darah B: sel darah merah mengandung aglutinogen B dan plasma mengandung aglutinin a.

Baca juga : Sistem saraf pada manusia

Golongan darah AB: sel darah merah mengandung aglutinogen A dan mengandung aglutinogen B, tetapi plasma tidak mengandung aglutinin.

Golongan darah O: sel darah merah tidak mengandung aglutinogen, tetapi plasma mengandung aglutinin a dan aglutinin b.

golongan darah pada manusia

KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM PEREDARAN DARAH

Kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah sering kita jumpai pada seseorang. Kelainan dan penyakit tersebut dapat disebabkan oleb faktor genetis, adanya kerusakan pada sistem peredaran darah, dan faktor-faktor lain yang belum diketahui. Kelainan dan penyakit tersebut antara lain anemia, thalasemia, hemophilia dan leukemia.

  1. Anemia

Anemia sering disebut sebagal penyakit kurang darah. Kurang darah terjadi karena kandungan hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah rendah atau berkurangnya sel darah merah. Berkurangnya kandungan Hb dapat disebabkan makanan yang kurang mengandung zat besi. Berkurangnya sel darah merah sering terjadi pada penderita penyakit malaria. Hal ini karena Plasmodium sebagai penyebab penyakit malaria memakan sel darah merah. Demikian pula penderita penyakit cacirig tambang juga sering mengalami anemia. Apabila penyebab anemia karena kekurangan zat besi sehingga Hb rendah. makanlah makanan yang kaya zat besi. Misalnya hati, daging, dan sayuran hijau.

  1. Thalasemia

Thalasemia merupakan penyakit anemia yang diturunkan. Thalasemia sering terdapat pada bayi dan anak-anak. Pada penderita thalasemia. daya ikat sel darah merahnya terhadap oksigen rendah karena kegagalan pembentukan hemoglobin.

  1. Hemofilia

Hemofilia merupakan penyakit yang menyebabkan darah sukar membeku bila terjadi luka. Kelainan ini disebabkan oleh faktor keturunan (genetis). Kelainan tidak dapat diobati. tetapi dapat dicegah. Penderita harus menghindari terjadinya pendarahan agar darah tidak mengalir terus.

  1. Leukemia

Leukemia atau kanker darah adalah penyakit bertambahnya sel darah putih yang tidak terkendali. Beberapa gejala leukemia yaitu:

  • kedinginan, dan gejala seperti flu
  • Badan lemah dan sakit kepala
  • Sering mengalami infeksi
  • Kehilangan berat badan
  • Berkeringat, terutama malam hari
  • Nyeni tulang atau sendi.

Jadi kesimpulannya adalah sistem peredaran darah manusia melibatkan organ-organ penting seperti jantung, paru-paru, pembuluh darah dan lain-lain. Jika salah satu organ tersebut terganggu, tentunya kesehatan kita juga akan terganggu. Jadi jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan tubuhmu dengan mengonsumsi makanan yang bergizi ya guys. Demikian artikel mengenai sistem peredaran darah manusia. Semoga dapat menambah wawasanmu dan semoga bermanfaat.

Referensi:

Abdullah, M., Saktiyono & Lutfi, 2006. IPA Terpadu. Jakarta: Erlangga.

Campbell, N.A., Reece, J.B. & Mitchell, L.G., 2000. Biologi Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Leave A Reply

Your email address will not be published.