Mari Belajar Biologi

Proses Terjadinya Hujan Asam

0

Hujan asam adalah suatu fenomena yang terjadi akibat adanya keadaan yang kurang seimbang. Hujan asam memang sama seperti hujan yang biasa kita lihat, hanya saja jika diukur pH nya, air hujan asam berada pada tingkat dibawah normal. Itu artinya pH hujan asalam terlalu rendah dan bisa menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan yang terkena hujan asam.

Hujan asam sendiri dapat disebabkan oleh faktor tertentu. Pencemaran udara yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil seperti gas bumi, minyak bumi dan batu bara dapat menjadi penyebab utama hujan asam. Proses pembakaran akan menghasilkan gas oksida belerang dan oksida nitrogen. Keduanya dapat mengalami reaksi kimia di udara dan berubah menjadi asam. Gas oksida belerang berubah menjadi asam sulfat dan oksida nitrogen menjadi asam nitrat. Asam yang secara langsung mengenai bumi disebut juga deposisi kering, sedangkan asam yang terbawa hujan dan turun ke bumi disebut juga dengan istilah deposisi basah. Kedua jenis deposisi tersebut selanjutnya biasa dikenal dengan hujan asam. Hujan asam ini dapat mengakibatkan kematian berbagai organisme  yang ada di sungai maupun danau serta dapat mengakibatkan kerusakan hutan dan bangunan.

PROSES TERJADINYA HUJAN ASAM

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan dari proses terjadinya hujan asam, check it out.

  1. Penguapan

Proses yang pertama dari hujan asam adalah penguapan. Di permukaan bumi sendiri banyak terjadi proses pembakaran yang menghasilkan gas. Misalnya saja pembakaran pada tambang minyak dan gas, pembakaran pada kendaraan bermotor, pembakaran pabrik dan lain-lain. Semua sisa pembakaran yang berbentuk gas akan naik ke atsmosfer. Begitu juga dengan penguapan air laut karena penyinaran matahari. Jadi air yang menguap akan sama-sama naik ke atsmosfer bersamaan dengan gas hasil pembakaran tadi

Baca juga : Daur hidup kupu-kupu

  1. Penyatuan dan akumulasi

Proses yang kedua adalah proses penyatuan. Air yang menguap dan gas tadi akan tercampur satu sama lain di atsmosfer  bumi. Terjadinya hujam asam diakibatkan oleh bertemunya senyawa uap air dengan karbondioksida dan karbon monoksida, kemudian uap air bertemu dengan hidrogen sulfur dan sulfur oksida.  Setelah semua senyawa melakukan reaksi kimia, akan terjadi akumulasi uap air dengan senyawa kimia tersebut di atsmosfer bumi.

  1. Tahap akhir

Setelah semua senyawa bertemu, proses selanjutnya akan terbawa angin ke tempat yang lebih tinggi. Pada ketinggian tertentu, campuran senyawa tadi akan mencapai titi jenuh dan akhirnya hujan pun akan turun.

Dampak Hujan Asam

Hujan asam mengandung banyak senyawa kimia yang cukup berbahaya jika masuk dalam tubuh organisme. Maka dari itu hujan asam dapat  mengakibatkan dampak yang cukup serius bagi kehidupan manusia. Contoh dampak yang diakibatkan oleh hujan asam antara lain.

  1. Terganggunya kesehatan manusia

Lingkungan yang terlalu asam memang tidak cocok bagi manusia. Jika hujan asam terjadi, dampak yang tidak bisa dipungkiri adalah kesehatan manusia yang terganggu. Hujan asam akan menimbulkan bau dan udara asamnya akan terhirup oleh manusia. Hal ini dapat mengakibatkan berbagai macam masalah pernafasan seperti asma dan lain-lain.

Baca juga : Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

  1. Kesuburan tanah menurun

Selain berdampak bagi manusia, hujan asam juga berdampak buruk dalam lingkungan tanah. Tanah yang normal akan mengandung berbagai macam mineral dan mokroorganisme yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Jika keadaan tanah terlalu asam, akan terjadi suatu reaksi yang mengakibatkan mineral tersebut menjadi hilang dan mikroorganisme akan mati karena tidak tahan dengan keadaan yang terlalu asam. Akibatnya tanah sudah tidak subur lagi.

proses terjadinya hujan asam

  1. Besi berkarat

Hujan yang mengandung asam akan membuat besi yang terpapar menjadi berkarat. Hal ini karena zat asam memiliki sifat korosif dan dapat merusak benda seperti besi dan logam lainnya.

  1. Terganggunya ekosistem

Hujan asam tentunya juga akan mengganggu ekosistem baik di darat maupun di perairan. Keadaan yang terlalu asam akan membuat keadaan ekosistem tanah dan perairan menjadi tidak seimbang. Akibatnya tentu akan berpengaruh pada organisme yang hidup didalamnya.

Itulah tadi penjelasan mengenai proses terjadinya hujan asam. Jika kamu tidak menginginkan hujam asam terjadi, ada upaya pencegahannya seperti memilih bahan bakar yang ramah lingkungan, menggalakan reboisasi sebagai upaya membersihkan udara dari polusi dan menerapkan 3R (rescue, recycle dan reduce).

Demikian artikel mengenai proses terjadinya hujan asam. Semoga artikel diatas dapat menambah wawasanmu mengenai hujan asam. Diharapkan juga kamu ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan hujan asam untuk masa depan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Referensi

Samadi.2006. Geografi. Yogyakarta: Yudhistira

Leave A Reply

Your email address will not be published.