Mari Belajar Biologi

Perbedaan, Fungsi Xilem dan Floem

1

Perbedaan serta fungsi xilem dan floem – Tumbuhan tersusun dari kumpulan organ tumbuhan. Organ tumbuhan ini juga tersusun dari kumpulan jaringan. Pada tanaman terdapat jaringan pengangkut yang berguna untuk membawa air dari tanah menuju tempat fotosintesis/ asimilasi dan membawa hasil asimilasi ke seluruh bagian tumbuhan. Tanaman yang masuk dalam anggota tumbuhan berpembuluh dikelompokan dalam filym Tracheophyta (vascular plants).

Sistem jaringan pembuluh terdiri dari dua macam jaringan pengangkut, yaitu xilem dan floem. Pada kedua jaringan tersebut terdapat serabut terutama pada xilem sehingga xilem juga berperan sebagai jaringan penyokong. Berdasarkan bentuknya, Xilem dibedakan menjadi dua jenis yaitu xilem primer dan xilem sekunder. Xilem sekunder ini terbentuk dari prokambium. Jika dilihat dari cara terbentuknya, xilem juga dapat dikelompokan menjadi dua yaitu protoxilem dan metaxilem. Yang pertama terbentuk adalah protoxilem sedangkan metaxilem terbentuk setelah pertumbuhan primer terjadi. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan lengkapnya.

FUNGSI XILEM DAN FLOEM

FUNGSI JARINGAN XILEM

Jaringan xilem merupakan jaringan dewasa yang bersifat kompleks dan tersusun oleh berbagai macam sel. Xilem tersusun dari sel mati dengan karakteristik memiliki dinding sel yang cukup tebal. Sel penyusun xilem terdiri dari beberapa unsur, yaitu unsur tracheal, xilem fiber dan parenkim. Jaringan xilem juga bisa dikatakan pembuluh kayu karena terbentuk dari sel mati yang dinding selnya mengandung lignin. Bentuk saluran xilem juga memanjang dan setiap saluran saling berhubungan satu sama lain. Sel pada jaringan xilem ini tidak memiliki protoplasma, jadi pengisi selnya terdiri atas parenkim kayu dan membantu pembuluh xilem melekat.

Berbicara tentang fungsi, xilem memiliki fungsi untuk mengangkut air dan nutrient lainnya dari tanah menuju daun untuk proses asimilasi atau fotosintesis. Pengangkutan diawali dari akar yang menyerap air dan nutrient dalam tanah kemudian meneruskannya ke jaringan xilem. Pada jaringan xilem, air akan naik dengan proses difusi hingga sampai ke daun dan tumbuhan bisa melakukan proses fotosintesis.

FUNGSI JARINGAN FLOEM

Jaringan floem adalah jaringan dewasa yang bersifat sangat kompleks. Berbeda dengan xilem, jaringan floem mini tersusun dari sel yang masih hidup dan yang sudah mati. Namun, kebanyakan floem tersusun dari sel-sel yang masih hidup dan dinding sel memiliki kandungan selulosa, dinding melintang dan memiliki pori-pori, terdiri atas pembuluh tapis, parenkim, sel albumen dan floem fiber.  Karena tersusun dari sel yang masih hidup, secara otomatis sel penyusun floem masih sangat aktif membelah.

Baca juga : Daur hidup kupu-kupu

Fungsi dari jaringan floem tentu saja mengangkut hasil asimilasi atau fotosintesis dari daun menuju ke semua organ tumbuhan. Hasil asimilasi ini nantinya digunakan tumbuhan untuk dapat tumbuh baik secara primer maupun sekunder. Komponen dalam floem juga berfungsi untuk mengangkut hormon pada tumbuhan.

Anggota dari monokotil dan dikotil sama-sama memiliki xilem dan floem. Akan tetapi letak dari xilem dan floem pada kedua jenis tumbuhan tersebut berbeda. Pada tanaman monokotil, letak xilem dan floem berselang seling dan menyebar, sedangkan pada dikotil letak xilem ada di sebelah dalam dan letak floem ada disebelah luar dengan pembatas jaringan kambium.

PERBEDAAN XILEM DAN FLOEM

Jika dilihat dari perbedaan diatas, kita bisa menyimpulkan perbedaan xilem dan floem adalah seperti yang tertera pada tabel berikut.

Apakah perbedaan Jaringan Xilem dan Floem pada tanaman Ilmu
KETERANGAN XILEM FLOEM
Sel penyusun Sel-sel mati Sel-sel hidup
Ketebalan dinding sel Tebal Tipis
Materi dinding sel Lignin (rigid) Selulosa
Permeabilitas Tidak permeabel Permeabel
Sitoplasma Tidak ada Ada sitoplasma
Materi yang ditransport Air dan mineral Hasil asimilasi
Tujuan transport Daun Tempat tumbuh dan tempat cadangan makanan
Arah aliran Kearah atas Kearah atas dan bawah
Komponen jaringan Fiber Susunan sel yang bersatu

Meskipun memiliki fungsi yang berbeda, xilem dan floem bekeja sama untuk membuat tumbuhan tetap melangsungkan hidupnya. Itulah tadi fungsi xilem dan floem. Kini kamu sudah bisa membedakan kedua jaringan tersebut bukan? Mekanisma yang terjadi didalamnya pun lumayan rumit, mungkin saja suatu saat nanti akan ada penemuan terbaru mengenai fungsi dari keduanya dan kita tidak akan pernah tau. Namanya juga sains, pasti akan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Demikian artikel mengenai fungsi xilem dan floem. Semoga artikel diatas dapat membantumu dalam belajar biologi ya guys. Semoga bermanfaat,

Referensi:

Aryulina D., Muslim, C., Manaf, S., Winarni, E. W. 2006. Biologi 2. Jakarta: Erlangga

1 Comment
  1. […] Baca juga : Perbedaan serta Fungsi Xilem dan Floem […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.