Mari Belajar Biologi

Daur Hidup Kupu-Kupu

3

Daur hidup kupu-kupu – Siapa sih yang tidak mengenal hewan cantik kupu-kupu? Kupu-kupu adalah jenis hewan yang masuk dalam ordo Lepidoptera serangga bersayap sisik. Lepidoptera berasal dari kata lepidos yang berarti sisik dan pteron yang berarti sayap.  Ciri-ciri anggota ordo Lepidoptera adalah memiliki beberapa bagian tubuh dan kakinya tertutup sisik, ukuran mata relatif besar dan mengalami metamorphosis sempurna. Selain kupu-kupu, ngengat juga termasuk dalam ordo Lepidoptera. Bentuknya pun mirip dengan kupu-kupu, hanya saja ukuran tubuh ngengat lebih besar dan termasuk hewan yang aktif di malam hari atau nokturnal.

Kupu-kupu merupakan hewan diurnal atau aktif di siang hari. Ciri-ciri lain dari kupu-kupu adalah tipe alat mulut pada larva adalah menggigit-mengunyah, sedangkan pada imago adalah menghisap-tidak menusuk. Karena memakan daun saat masih larva, kupu-kupu juga dianggap sebagai hama pada tanaman, sedangkan pada bentuk imago atau dewasa, kupu-kupu akan menghisap nektar atau getah yang ada pada bunga bahkan membantu proses polinasi.

Perkembangan hidup kupu-kupu disebut juga dengan istilah holometabolus, atau melewati fase telur-ulat-kepompong-imago. Untuk lebih detailnya, beriku penjelasan masing-masing fase pada daur hidup kupu-kupu.

DAUR HIDUP KUPUKUPU

 

  1. TELUR

Fase pertama dari daur hidup kupu-kupu adalah telur. Kupu-kupu betina dewasa akan meletakkan telur pada bagian tumbuhan tertentu. Biasanya diletakkan pada bagian yang mudah untuk diawasi. Telur dapat melekat pada bagian tumbuhan karena ada semacam perekat saat kupu-kupu mengeluarkan telurnya. Hal ini tentunya sebagai upaya agar telur tidak mudah jatuh dari bagian tumbuhan dan aman dari predator. Telur kupu-kupu juga memiliki lapisan luar yang keras sehingga melindungi dari cuaca luar.

  1. ULAT

Fase selanjutnya adalah ulat. Fase ini memang sering menjadi masalah pada bidang pertanian karena ulat sendiri memakan daun. Biasanya pada fase ini, ulat memiliki warna yang berbeda-beda berdasarkan induknya. Fase ulat merupakan fase sebelum pupa, jadi pada fase ini ulat akan makan sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan agar cadangan makanan dalam tubuh cukup untuk digunakan dalam melewati fase pupa. Bisa dibilang fase ini adalah fase persiapan sebelum ulat berpuasa dengan bentuk pupa. Pada fase ini, ulat juga biasanya melakukan modifikasi terhadap tubuhnya agar terhindar dari predator, misalnya menggembungkan kepalanya dan tubuh dipenuhi oleh bulu. Maka dari itu kita akan merasa gatal jika menyentuh bulu pada ulat.

  1. KEPOMPONG ATAU PUPA

Fase yang berikutnya adalah pupa atau biasa dikenal dengan sebutan kepompong. Pada fase ini, ulat akan membuat semacam pelindung seluruh tubuhnya menggunakan daun yang menggulung dan benang yang dihasilkan dari tubuhnya. Mungkin kamu sering melihat benang sutra, itulah salah satu contoh pemanfaatan kepompong untuk kebutuhan manusia. Fase pupa ini biasanya berlangsung selama 12 hari. Selama 12 hari itu, ulat akan tidur tanpa memakan apapun. Pada fase ini akan terjadi berbagai macam metabolisme pada tubuh ulat yang melibatkan aktifitas enzim didalamnya. Semua metabolisme yang terjadi nantinya akan membentuk hampir semua organ ulat sedemikian rupa hingga menjadi kupu-kupu.

  1. IMAGO/ KUPU-KUPU DEWASA

Fase terakhir dari metamorfosis kupu-kupu tentunya adalah kupu-kupu yang sering kita lihat selama ini. Saat akan keluar dari kempompong, kupu-kupu akan megeluarkan berupa cairan yang berfungsi untuk melunakkan lapisan kepompong yang melindungi dirinya selama 12 hari. Setelah kupu-kupu keluar dari kepompong, hewan cantik ini tidak akan langsung terbang. Kupu-kupu akan mengeringkan dirinya terlebih dahulu dari cairan yang dihasilkannya tadi. Setelah seluruh tubuh dan sayapnya telah kering, kupu-kupu akan mulai untuk terbang. Sayangnya terkadang ada kupu-kupu yang tidak berhasil keluar dari kepompongnya karena cairan yang dihasilkan tidak terlalu banyak, bahkan ada kupu-kupu yang sayapnya tidak terbentuk sempurna sehingga tidak bisa terbang.

Itulah tadi fase hidup kupu-kupu. Hewan ini memang dikenal sebagai serangga yang sangat cantik karena sayapnya. Maka dari itu banyak yang menangkapnya dan dibuat insektarium (pengawetan serangga untuk nilai estetika atau edukasi). Makannya saat ini populasi kupu-kupu berkurang dan tidak sebanyak jaman dahulu. Jadi jangan lupa untuk ikut serta menjaga kelestarian alam ya guys, agar kupu-kupu tidak menjadi salah satu hewan yang punah dikemudian hari.

Demikian artikel tentang daur hidup kupu-kupu. Semoga dapat menambah wawasanmu mengenai biologi dan bermanfaat bagi orang lain. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

 

3 Comments
  1. […] Baca juga : Daur hidup kupu-kupu […]

  2. […] Baca juga : Daur hidup kupu-kupu […]

  3. […] Baca juga : Daur hidup kupu-kupu […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.