Mari Belajar Biologi

Budidaya Tanaman Hidroponik dan Aeroponik

0

Tanaman Hidroponik dan Aeroponik

Seiring dengan perkembangan zaman sudah banyak perubahan yang terjadi disekitar kita. Terutama di daerah perkotaan sudah banyak bangunan dari pada lahan yang kosong, alih fungsi lahan sering terjadi untuk dijadikan bangunan tempat tinggal atau bangunan kesehatan dan lainnya. Karena hal tersebut lahan untuk bercocok tanam di perkotaan akan sulit ditemukan, mungkin anda hanya akan menemukan sebidang tanah yang terdapat didalam pot atau hanya sebagian kecil lahan pada wilayah perumahan yang megah dan mewah. Sehingga pertanian juga memerlukan inovasi agar tanaman dan lahan hijau tidak musnah begitu saja, membuat inovasi pertanaman baru seperti beberapa tanaman hidroponik dan aeroponik.

Budidaya Tanaman Hidroponik dan Aeroponik

Pada dasarnya melakukan budidaya adalah melakukan hal yang sama mulai dari melakukan persemaian bibit, penanaman, perawatan sampai dengan panen, yang membedakan adalah perlakuan media dan cara memberikan nutrisi. Nutrisi sebagai sumber makanan bagi tanaman. Zat hara atau larutan nutrisi dapat dibuat sendiri atau menggunakan larutan nutrisi yang sudah diproduksi, seperti pupuk gandasil dan margaflour.

Ada banyak jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dengan menggunakan hidroponik dan eroponik.

Contoh tanaman hidroponik dan aeroponik :

  • sayuran (Kentang, sawi, selada, bayam merah)
  • buah-buahan (tomat, Strawberry)
  • tanaman hias (anggrek)

Perbedaan Tehnik penanaman hidroponik dan aeroponik

Tenik Aeroponik
Teknik Hidroponik
Teknik Hidroponik

Teknik penanaman hidroponik

adalah teknik penanaman yang dilakukan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam, namun menggunakan media lain seperti rockwool, sekam dan air yang terus dialirkan dan dicampur dengan nutrisi agar pertumbuhan terjadi dengan baik.

Teknik penanaman aeroponik

merupakan salah satu tipe dari metode hidroponik, air yang sudah berisi larutan nutrisi dan hara disemburkan dalam bentuk butiran seperti kabut hingga mengenai akar tanaman. Yang membedakan aeroponik dan hidroponik adalah oksigenasi dari setiap butiran kabut halus larutan hara yang membuat respirasi akan lancar dan menghasilkan banyak energi bagi tanaman.

Tanaman kentang dengan teknik aeroponik

Manfaat Tanaman hidroponik dan aeroponik

Tanaman yang dihasilkan dengan teknik ini menghasilkan kualitas yang baik, higienis, sehat, segar, renyah, beraroma dan citaras yang tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi karena kebanyakan teknik ini adalah teknik yang memiliki konsep tanaman organik, karena kesehatan konsumen lebih diutamakan daripada menggunakan teknik yang menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya yang bisa membahayakan konsumen dan memberikan efek bagi jangka panjang.

Faktor yang Mendukung Tanaman hidroponik dan aeroponik  adalah:

  • Curah hujan

Metode hidroponik dan aeroponik selalu memberikan kebutuhan air untuk pertumbuhan tanaman, jadi selama kebutuhan air tanaman terpenuhi, musim kemarau bisa dilalui dengan baik.

  • Cahaya

Bagi semua tanaman adanya cahaya merupakan faktor utama termasuk dengan tanaman hidroponik dan aeroponik. Karena cahaya diperlukan untuk proses fotosintesis, pembentukan karbohidrat dan asimilasi protein. Jika intensitas cahaya yang diterima tanaman dalam jumlah yang besar hal itu bisa membuat kerusakan secara fisiologis pada tanaman, klorofil rusak dan terjadi perubahan warna terutama pada bagian daun tanaman seperti perubahan warna dari hijau menjadi menguning.

  • Ketinggian tempat

tanaman hidroponik dan aeroponik meskipun dibudidayakan didalam rumah kaca, ketinggian tempat masih mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Contoh sayuran yang biasa ditanam didataran rendah adalah kangkung, caisin, bayam. Sayuran yang biasa ditanam didataran tinggi adalah head lettuce, lollo rossa dan tanaman lainnya. Tanaman dataran tinggi bisa ditanam didataran rendah begitu juga sebaliknya.

Kelebihan

kelebihan kedua teknik tersebut adalah:

  • Tidak menggunakan tanah sebagai media tanam.
  • Pertumbuhan tanaman sebagian besar bebas dari serangan hama dan penyakit
  • Air dan nutrien selalu terpenuhi, sehingga pertumbuhan tanaman mudah dipantau.
  • Memberikan hasil yang banyak dengan pertumbuhan yang cepat

Karena kebutuhan hara selalu terpenuhi sehingga mendukung pertumbuhan yang cepat dan hasil yang baik.

Berbagai macam sayuran dapat ditanam dalam waktu yang sama dan tidak mengenal musim tanam.

Baca juga artikel lainnya :Cara Budidaya Tanaman Hias Mawar Secara Hidroponik

Leave A Reply

Your email address will not be published.